This is featured post 1 title
Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.{Mazmur 127 : 1-2}. This theme is Bloggerized by - Ezra Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: inilah Firman Tuhan dari Yang Maha Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. { Wahyu 3:7 } This theme is Bloggerized by Ezra - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. { Yesaya : 22:22 } This theme is Bloggerized by Ezra - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 4 title
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah Firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. {Yeremia 29 : 11} This theme is Bloggerized by Ezra - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 5 title
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. {Yosua 1 : 8} This theme is Bloggerized by Ezra - Premiumbloggertemplates.com.
Saturday, April 9, 2011
THE KINGDOM OF GOD [part 1]
7:56 AM
Ezra
Roh Kudus
7:22 AM
Ezra
I. PENDAHULUAN
Kedua pengajaran ini merupakan pengajara yang tidak seimbang. Karena itu di sini akan dipaparkan tentang pengajaran Roh Kudus sebagaimana yang tertulis di dalam Alkitab.
II. SIAPA ROH KUDUS
Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan benar tentang Roh Kudus tidak dapat diperoleh dari literatur agama, pernyataan ahli teologi atau dari tempat yang lain karena semuanya itu bisa saja salah. Hanyalah Alkitab yang bisa menjadi satu-satunya sumber terpercaya tentang Roh Kudus karena Roh Kudus sendirilah yang menginspirasi penulisan Alkitab dan tentunya Roh Kudus sudah menyingkapkan dalam buku itu tentang siapa Diri-Nya yang sebenarnya.
Dari Alkitab kita memperoleh suatu kenyataan bahwa Roh Kudus adalah Pribadi bukan kuasa sebagaimana yang dipahami oleh sebagian orang. Adapun catatan Alkitab yang membuktikan kepribadian Roh Kudus, yaitu Ia mempunyai pikiran, emosi dan kemauan. Hanyalah sesuatu yang berkepribadian yang memiliki tiga hal ini. Sebagai tambahan, beberapa bukti lain tentang kepribadian Roh Kudus,
yaitu Ia berkata-kata (Wah 2:7), Ia memimpin (Kis 8:29) dan Ia memimbing (Yoh 16:13).
Lebih dari hanya satu pribadi, Roh Kudus ini adalah pribadi yang tidak sama dengan makhluk jasmani. Dari namanya sudah terlihat bahwa pribadi ini merupakan pribadi rohani. Dan lebih khusus lagi pribadi rohani ini adalah Allah itu sendiri. Dari Alkitab bisa diperoleh banyak catatan yang menunjukkan keilahian Roh Kudus, diantaranya yaitu Ia kekal (Ibr 9:14), Ia Mahakuasa (Luk 1:35), Ia Mahatahu (1 Kor 2:10-11) dan Ia Pencipta (Kej 1:2). Hanyalah Allah yang memiliki sifat-sifat seperti ini.
Siapa Roh Kudus? Bila pertanyaan ini diajukan kepada jemaat, kita bisa menjawabnya dengan penuh keyakinan berdasarkan kesaksian Alkitab bahwa Roh Kudus adalah Allah. Ia sama seperti dengan Allah Bapa dan Allah Anak yang terhisap dalam ketritunggalan yang kudus. Ketiganya sehakekat, tidak ada yang lebih rendah atau yang lebih tinggi dari yang lain.
III. PEKERJAAN ROH KUDUS
Dari Alkitab kita bisa memperoleh informasi bahwa sepanjang sejarah Roh Kudus aktif berkarya ditengah-tengah dunia ini. Roh Kudus bekerja dalam tiga bagian utama sejarah dunia, yaitu pertama dari masa penciptaan sampai masa kelahiran Kristus, kedua dari masa kelahiran Kristus sampai masa pentakosta dan ketiga dari masa pentakosta sampai masa sekarang.
Pekerjaan Roh Kudus pada bagian pertama, yaitu Ia terlibat dalam proses penciptaan. Menurut Kej 1:2 saat penciptaan berlangsung Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Dalam bahasa Ibrani kata melayang-layang ini juga berarti ‘mengerami’. Sama seperti induk ayam mengerami telor-telornyanya dengan tujuan agar menetas dan menghasilkan kehidupan, demikianlah Roh Kudus mengerami ciptaan dengan tujuan supaya ada kehidupan yang baru. Disamping itu Roh Kudus juga bekerja dengan menguasai umat-Nya untuk melakukan misi-misi
tertentu contohnya ketika mengilhami para nabi (Yer 31:33) dan memberikan keahlian (Kel 31:3).
Lalu pekerjaan Roh Kudus pada bagian kedua berpusat pada pribadi Kristus dan jemaat mula-mula. Ketika Kristus berinkarnasi ke dalam dunia Roh Kudus yang turun atas Maria (Luk 1:37), sepanjang pelayanan Kristus, Roh Kudus senantiasa menyeratai-Nya (Luk 4:18), dan ketika Kristus mati Ia dibangkitkan pada hari ketiga oleh Roh Kudus (Rom 8:11). Sedangkan pekerjaan Roh Kudus diantara jemaat mula-mula jelas sekali buahnya Ia memenuhi murid-murid sehingga mereka mampu melakukan banyak perkara besar (Kis 2:4).
Dan pekerjaan Roh Kudus pada bagian ketiga, yaitu tinggal di tengah-tengah umat-Nya (Kis 2:33), menginsafi dunia akan dosa (Yoh 16:7-11), mengendalikan kejahatan (2 Tes 2:7) dan memimpin gereja-Nya (1 Kor 12:13-14).
Itulah beberapa bagian pekerjaan Roh Kudus di dunia ini. Dan sebagaimana tercatat dalam Rom 8:28 semua pekerjaan itu bermuara pada kita untuk mendatangkan kebaikan kita orang yang mengasihi-Nya. Sebagai catatan, kalau yang dijelaskan di sini hanya pekerjaan Roh Kudus sepanjang sejarah dunia bukan berarti pekerjaan Roh Kudus terbatas dalam ruang lingkup itu saja. Tidak! Kalau kita meyakini Roh Kudus adalah Allah yang kekal (Ibr 9:14) maka Ia sudah aktif berkarya jauh sebelum dunia ini ada dan akan terus aktif berkarya ketika dunia ini berlalu nanti.
IV. EKSISTENSI ROH KUDUS DALAM GEREJA
Saat ini oleh karena kekurangan informasi atau kurang memperlajari isi Alkitab sebagian orang Kristen terlalu cepat mengeluarkan pernyatan-pernyataan yang tidak masuk akal. Salah satu dari pernyataan itu, yaitu tentang ada atau tidak adanya Roh Kudus dalam gereja tertentu. Ini merupakan kekeliruan karena mendasarkan keyakinan tentang ada atau tidak adanya Roh Kudus dalam gereja berdasarkan pada manifestasi atau fenomena tertentu, misalnya berbahasa lidah. Jika di dalam
Jika di dalam gereja ada karunia bahasa lidah maka di situ ada Roh Kudus sebaliknya jika tidak ada karunia demikian maka di situ tidak ada Roh kudus.
Keberadaan Roh Kudus dalam gereja tidak dapat didasarkan pada konsep yang dibuat manusia seperti di atas tetapi berdasarkan apa kata Alkitab. Beberapa catatan Alkitab tentang hubungan Roh Kudus dengan gereja, yaitu pertama Roh Kuduslah yang menjadikan gereja-Nya (1 Kor 12:13-14). Kedua, oleh Roh Kudus, Allah hadir di dalam gereja(Ef 2:22). Dan yang ketiga, Roh Kudus memberikan karunia-karunia rohani kepada jemaat untuk maksud pembangunan tubuh Kristus (gereja).
Dengan semua informasi dari Alkitab ini bisa diketahui bahwa Roh Kudus ada tinggal tetap dalam gereja-Nya. Tidak ada gereja yang tidak ada Roh Kudus di dalamnya. Yang membedakan gereja satu dengan yang lain barangkali karya Roh Kudus di dalam gereja tersebut tetapi mengenai oknum Roh yang ada dalam semua gereja tetap sama, yaitu Roh Allah yang Kudus. Sebagai tambahan: Setiap gereja yang mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan di dalamnya pasti ada Roh Kudus karena antara Yesus dengan Roh Kudus yang terhisap dalam ketritunggalan kudus tidak mungkin diceraikan. Dimana ada Yesus pasti di situ ada Roh Kudus dan begitu sebaliknya.
V. PENUTUP
Akhirnya biarlah kita sebagai orang yang percaya kepada Kristus meyakini bahwa Roh kudus merupakan pribadi Allah. Dan Ia aktif berkarya sejak awal dunia sampai sekarang ini. Selain itu Roh Kudus juga ada hadir dalam gereja.
MENGENALI JENIS-JENIS PELAYANAN DARI TUHAN
7:14 AM
Ezra
Blessed To Bless...
Friday, April 8, 2011
Cara TUHAN
9:40 PM
Ezra
Kerendahan Hati, Tangga Menuju Kemuliaan
9:05 PM
Ezra

Jika Anda pernah berkebun, maka Anda pasti pernah melihat tumpukan hitam kecoklatan yang ada di atas tanah yang kita sebut humus. Kata humus ini berasal dari bahasa latin tanpa ada perubahaan ejaan yang artinya “bumi.” Sesuai dengan asal usul kata tersebut, kerendahan hati (humility) artinya “diatas tanah”. Kerendahan hati sejati akan membuat Anda rela merendahkan diri dari posisi kesombongan ke posisi rebah di atas tanah sebagai bukti penundukan diri Anda kepada Allah yang berkuasa.
Untuk mendapatkan karakter ini, manusia harus menjalani sebuah proses pemurnian. Anda bisa memulai dari kerelaan hati, dan mulai melepaskan semua ego Anda dan mempersembahkannya di mesbah Tuhan, atau sebaliknya. Jika Anda mempertahankan ego Anda, maka proses menyakitkan dimana Anda akan diremukkan hingga Anda menyerah dan rebah di atas tanah serta mengakui kedaulatan Tuhan.
Anda dapat menjatuhkan diri ke atas mesbah Tuhan dan mengijinkan diri Anda untuk diremukkan, atau Anda tetap berdiri dan batu itu akan jatuh menimpa Anda dan menghancurkan kesombongan Anda. Keremukan hati merupakan sebuah proses menuju kerendahan hati ini. Mengapa? Dr. Alan Nelson pernah menuliskan dalam bukunya Embracing Brokenness, “Jiwa manusia itu seperti seekor kuda jantan liar dengan energi tanpa batas. Kadang-kadang itu mulia dan penuh kuasa, namun pada saat-saat yang lain menjadi keras dan berbahaya. Terlepas dari potensinya, jiwa yang liar memiliki kapasitas yang terbatas untuk maksud-maksud yang konstruktif. Seperti halnya kuda liar tidak dapat dinaiki untuk bersenang-senang atau digunakan untuk menggembalakan ternak, roh seseorang yang belum diremukkan terbatas hanya pada keindahan potensi produktivitasnya. Jiwa yang tidak remuk membatasi pekerjaan Allah dalam hidup seseorang.”
Yesus mengajarkan kita untuk berdoa “kerajaan-Mu datanglah,” bukan “kerajaan-ku datanglah.” Kita harus rela melakukan apa yang Allah kehendaki, karena kehidupan ini adalah tentang kerajaan-Nya, bukan kerajaan kita. Jika Anda datang kepada Allah dengan remuk hati dan merendahkan diri, Amsal 22:4 berkata, “Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.”
Hidup dalam kerendahan hati akan mendatangkan kepuasan yang sejati dan berkat yang luar biasa. Karena ketika kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan dan menemukan kembali tempat kita di dalam Kristus, kita diberi kesempatan untuk melihat Kerajaan Allah diperluas di bumi ini.
Disadur dari: Dibangunkan Terhadap Takdir; Terry Crist;Immanuel Publishing
Tuesday, April 5, 2011
It’s Cool to Count on God
10:16 AM
Ezra

As if growing up and figuring out who you are supposed to be isn’t enough of a challenge, society puts all this pressure on you to be cool. Look cool. Act cool. Make other people think you’re cool. And perhaps the most preposterous of them all: Believe that you are cool. Our culture does everything imaginable to eat away at your self-esteem, and then tells you that it’s your responsibility to feel good about yourselves. Tricky, isn’t it?
Many teenagers feel that Christianity isn’t cool. Depending on where you live, and the people you’ve been exposed to, maybe you’ve had negative experiences with Christianity. But a negative experience with organized religion is not the same as a negative experience with God. Religion might not be cool. But God is cool. Very cool.
You probably don’t think that rules are cool. (Who does?) Someone may have told you that if you want to be with God, you can’t drink, can’t think about the opposite sex, can’t swear, and have to get up early on Sundays.
God is much more than all that. God is not about rules. God is about freedom.
God is about helping you become who you are.
Here’s why God’s cool:
God is your best friend. At some point, you’ve probably had your heart broken by a friend. Has somebody betrayed you, talked about you behind your back, took something away just because they knew you wanted it? Probably. God will never do any of those things. God loves you and wants what’s best for you.
God will never leave you. Friends come and go. Relationships bloom suddenly and then vanish. But not God. He has been there for you since the beginning and will be there for you through eternity. Don’t you want someone to count on? God is that someone.
God is the only one who truly knows you. You’re changing so fast, you can barely keep up with yourself, right? You don’t even know who you are. Your parents certainly don’t seem to know. And your friends don’t seem to care who you really are. Well, the Bible tells us that God knew you before you were even conceived, that He has a plan for you, and that He knows how many hairs are on your head. God knows your thoughts before you even think them. Tired of feeling lost? Tired of feeling like nobody knows you? You should be tired! Feeling like that is exhausting! But you don’t have to feel like that. God knows exactly who you are, who you want to be, and who you can be.
God wants what’s best for you. While others may seem to be driving you crazy with demands about good grades, good behavior, good clothes, a good boyfriend or girlfriend, good music, God just cares about you.
In short, God is cool because He desires for you to be cool. Life is so much easier when you count on your best friend. So talk to Him. He’s always listening.
The Devil & The Duck
10:07 AM
Ezra

There was a little boy visiting his grandparents on their farm. He was given a slingshot to play with out in the woods. He practiced in the woods; but he could never hit the target. Getting a little discouraged, he headed back for dinner.
As he was walking back he saw Grandma's pet duck. Just out of impulse, he let the slingshot fly, hit the duck square in the head and killed it. He was shocked and grieved!
In a panic, he hid the dead duck in the wood pile; only to see his sister watching! Sally had seen it all, but she said nothing.
After lunch the next day Grandma said, 'Sally, let's wash the dishes'.
But Sally said, 'Grandma, Johnny told me he wanted to help in the kitchen.'
Then she whispered to him, "Remember the duck?'
So Johnny did the dishes.
Later that day, Grandpa asked if the children wanted to go fishing and Grandma said, 'I'm sorry but I need Sally to help make supper.'
Sally just smiled and said, 'well that's all right because Johnny told me he wanted to help?
She whispered again, 'Remember the duck?' So Sally went fishing and Johnny stayed to help.
After several days of Johnny doing both his chores and Sally's; he finally couldn't stand it any longer.
He came to Grandma and confessed that he had killed the duck.
Grandma knelt down, gave him a hug and said, 'Sweetheart, I know. You see, I was standing at the window and I saw the whole thing, but because I love you, I forgave you. I was just wondering how long you would let Sally make a slave of you.'
Thought for the day and every day thereafter:
Whatever is in your past, whatever you have done...? And the devil keeps throwing it up in your face (lying, cheating, debt, fear, bad habits, hatred, anger, bitterness, etc.)....whatever it is....You need to know that:
God was standing at the window and He saw the whole thing.
He has seen your whole life... He wants you to know that He loves you and that you are forgiven. He's just wondering how long you will let the devil make a slave of you.
The great thing about God is that when you ask for forgiveness;
He not only forgives you, but He forgets.
It is by God's grace and mercy that we are saved.
Go ahead and make the difference in someone's life today.
Share this with a friend and always remember:
God is at the window!
When Jesus died on the cross; he was thinking of you!
Blessed To Bless...


