Saturday, March 26, 2011

Meraih Urapan

by Benny Hinn 
“Untuk mengalami jamahan Tuhan, kita harus selalu dalam keadaan siap, peka terhadap RohNya, dan terus menantikan jamahanNya yang sangat berharga itu.”
Baru-baru ini saya teringat akan sebuah kebaktian yang diadakan oleh Kathryn Kuhlman, yang saya hadiri hampir 20 tahun yang lalu, yang kemudian mengubah hidup saya secara total. Ingatan saya tentang kebaktian tersebut masih begitu kuat. Saya dapat mengingat suatu saat dimana seolah-olah Tuhan menghembuskan nafasNya ke atas pertemuan itu. Saya begitu haus akan urapan dan juga sangat merasakan kehadiran Tuhan. Pada saat itu, ketika saya merasakan nafas Allah berhembus di atas kepala saya, saya langsung meraih dan menangkap urapan itu, dan selanjutnya tidak pernah menjadi orang yang sama. Hidup saya berubah oleh kuasa dan kehadiran Allah. Saya meninggalkan kebaktian itu dengan urapan baru dalam hidup saya yang secara total mengubah seluruh masa depan saya. Akan tetapi, beribu-ribu orang yang juga hadir pada kebaktian tersebut tetap pulang dengan keadaan yang sama. Di antara sekitar 3000 atau 4000 orang yang hadir pada kebaktian Kathryn Kuhlman pagi itu, mungkin sayalah satu-satunya orang yang pulang dengan membawa dan menggenggam erat-erat urapan itu. Mengapa? Karena saya merasa begitu haus, saya menginginkan Dia lebih dari apapun dalam hidup saya.

Saya ingat betul akan suatu kebaktian pagi pada pelayanan yang kami adakan di Phoenix, Arizona. Saya mulai mengajar sejak jam 10 pagi. Pada pukul setengah dua siang saya berkata kepada mereka, “Saudara-saudara sekalian, saya harus menghentikan dulu kebaktian ini. Kini saatnya buat Saudara sekalian untuk makan siang.” Tiba-tiba seorang pria yang duduk di barisan depan berteriak: “Jangan berhenti! Saya sudah menempuh perjalanan seribu mil hanya untuk mendengar pengajaran ini. Engkau tidak boleh pergi!” teriaknya. Seluruh hadirin berteriak setuju.
Kemanapun saya pergi, saya melihat orang-orang begitu haus akan urapan. Dalam pelayanan kami, bukan hal yang aneh lagi kalau kami melihat ratusan orang yang hadir di kebaktian pagi menangis dan roh mereka sangat tersentuh, merindukan dan mencari urapan itu. Kita harus selalu dalam keadaan siap untuk menerima jamahan Tuhan, kita harus peka akan Roh KudusNya, dan terus menantikan jamahanNya yang indah dalam kehidupan kita.
Saudara-saudara sekalian, ada sesuatu hal yang perlu Saudara ketahui tentang Roh Kudus. Ada saat-saat yang mungkin Saudara tidak akan ketahui, tetapi hanya dalam waktu sekejap urapan itu dapat datang, dan kalau Saudara tidak menangkapnya, Saudara akan kehilangan kesempatan itu, dan mungkin untuk seumur hidup Saudara. Seringkali dalam suatu kebaktian saya berteriak, “Ya, sekarang !” Saudara tahu mengapa? Karena saya mengenal urapan itu. Saya tahu kapan urapan itu datang dan kemudian pergi.
Pada suatu hari Filipus sedang berjalan kaki ketika Roh Kudus tiba-tiba berkata: “Masuklah ke dalam kereta kuda itu.” Filipus tidak berjalan tetapi berlari. Mengapa? Karena ia bisa kehilangan kesempatan itu kalau ia berlambat-lambat. Dalam cerita lain dikisahkan bahwa Yesus sedang berjalan di atas air laut di Laut Galilea, ketika murid-muridNya berada di atas perahu. Mereka tidak tahu bahwa sosok yang sedang berjalan di atas air itu adalah Tuhan Yesus. Mereka bahkan menyangka bahwa itu adalah hantu. Murid-murid baru tahu bahwa itu adalah Yesus setelah mereka berteriak. Ketika Dia berjalan ke atas perahu, maka perahu itu seperti dipindahkan kepantai.

Saudara mungkin bertanya, pelajaran apa yang dapat kita ambil dari cerita tersebut? Roh Kudus juga dapat melintas ke arah kita dengan cara yang sama seperti Yesus. Kalau Saudara tidak memanggilNya, kalau Saudara tidak mengejarNya, kalau Saudara tidak mau menjamahNya, maka Saudara akan kehilangan kesempatan itu. Dan ada kalanya pengalaman seperti itu tidak terjadi lagi selama bertahun-tahun, bahkan mungkin tidak akan pernah terjadi lagi seumur hidup kita.

Elisa dan Elia bergaul karib dan selama bertahun-tahun melayani bersama-sama. Mereka saling mengenal satu sama lain. Elisa sangat ingin mengenal kuasa Allah dan urapan Allah seperti yang dimiliki Elia sehingga ia memutuskan untuk tidak pernah pergi dari sisi Elia. Elia mencoba untuk mempengaruhi keputusan Elisa yang sama sekali tidak mau meninggalkannya.
Bahkan pernah Elia mengusulkan supaya Elisa tinggal saja di rumah dan tidak usah mengikutinya lagi, tetapi Elisa menjawab: “Demi Allah yang hidup, aku tidak akan meninggalkan engkau.” Elisa bertekad untuk menangkap urapan yang dimiliki oleh Elia itu. Tidak perduli pagi, siang ataupun malam, Elisa selalu berada di dekat Elia, supaya ia dapat menangkap urapan Elia kalau Elia nanti terangkat ke surga. Ia memutuskan untuk membayar harganya, yaitu supaya ia tetap berada di sisi Elia,baik hari ini, besok atau bahkan tahun depan. Pada suatu hari mereka sedang berjalan bersama sambil bercakap-cakap, dan tanpa tanda-tanda kereta api dari surga datang dengan tiba-tiba dan Elia lenyap. Jubahnya jatuh dan Elisa langsung menangkapnya. Dan karena ketekunannya, Elisa mendapatkan dua kali urapan Elia.
Apakah Saudara ingin mendapatkan urapan dua kali lipat dalam kehidupan Saudara? Jangan lewatkan kesempatan itu. Mungkin kesempatan itu adalah saat ini. Kita harus selalu siap setiap waktu. Roh Kudus selalu datang dengan tiba-tiba, tanpa tanda-tanda atau pemberitahuan terlebih dahulu. Ia tidak memberi tanda-tanda mengenai kedatanganNya. Dia hanya hadir, dan Saudara harus sudah siap tatkala ia datang. Alkitab mengatakan, “Siap sedialah, baik atau tidak baik waktunya.” Mengapa? Karena kehadiran Roh Kudus dapat turun setiap saat. Dan Saudara harus siap untuk meraih urapan itu apabila Ia datang.

Saudara mungkin bertanya: “Mengapa saya membutuhkan urapan?” Karena tanpa urapan, kita mati. Tanpa urapan kita tersesat. Urapan itu membuat hidup kita berbeda. Apakah Saudara mau diurapi? Mari kita perhatikan tujuh hal penting yang Tuhan katakan kepada Musa, yang sangat perlu bagi mereka yang ingin diurapi. Ketujuh hal ini memberikan suatu contoh tentang bagaimana caranya supaya kita dapat meraih urapan itu.
Urapan tidak lain adalah kehadiran Tuhan di dalam kehidupan Saudara. Kehidupan doa Saudara akan dipengaruhi, pembacaan Alkitab Saudara akan berubah. Saudara tidak akan lagi sekedar membaca, tetapi Saudara akan menjadi bagian dari segala sesuatu yang Saudara baca dan Saudara akan mengalaminya sendiri. Alkitab menjadi bagian hidup Saudara. Ketika Saudara berdoa, Saudara akan disegarkan dengan kehidupan dan iman. Yesus akan menjadi begitu nyata dalam kehidupan Saudara, sehingga dengan hanya membisikkan namaNya saja, Saudara sudah akan merasakan kehadiranNya.

Pada suatu hari seorang pria sedang berkhotbah di gereja kecil, dan sementara ia sedang berkhotbah, ia tidak menyadari apa yang sedang terjadi di luar. Kuasa Allah begitu kuat menyelimuti kebaktian tersebut sehingga orang-orang yang lewat di depan gereja tersebut seperti ditarik oleh suatu kekuatan yang tak terlihat untuk masuk ke dalam gereja tersebut. Mereka adalah orang-orang yang belum bertobat, tetapi mereka ditarik masuk kesitu. Begitu mereka masuk ke dalam gereja, setiap orang yang masuk langsung jatuh tertelungkup ke lantai. Kejadian seperti itu terus berlangsung setiap malam. Akhirnya mereka harus memindahkan kebaktian tersebut ke tempat lain yang lebih besar di kota. Tidak ada pengumuman atau pemberitahuan khusus atau promosi apapun tentang kebaktian itu. Ribuan orang ditarik masuk ke dalam kebaktian tersebut. Kegerakan rohani terbesar yang pernah dialami Chicago terjadi karena hal itu. Orang yang berkhotbah itu tidak lain adalah D.L. Moody. Urapan Allah atas dirinya begitu kuat sehingga ketika ia berkhotbah, orang-orang seperti ditarik dari jalan untuk ikut kebaktian tersebut. Inilah yang disebut urapan.

Pada suatu hari Mary Woodworth Edder, seorang wanita yang kotbahnya selalu berapi-api, sedang berkhotbah ketika tiba-tiba, di tengah-tengah khotbah yang sedang ia sampaikan, orang-orang mulai berjatuhan dari tempat duduk mereka. Karena begitu kuatnya tekanan yang mereka rasakan, mereka terjatuh ke lantai dan mengakui dosa-dosa mereka kepada Tuhan.
Pada suatu kesempatan Amy Semple McPherson sedang berkhotbah di London, Ontario, di dalam sebuah gereja kecil di hadapan sekumpulan jemaat yang suam-suam dan tidak ada sesuatupun yang terjadi saat itu. Tidak ada orang yang bertobat. Roh Kudus menguasainya dan ia berlari ke luar pintu. Ia berlari sambil berteriak, “Ikuti saya!” Mereka semua berlari mengikutinya ke luar. Ia berlari ke luar sambil menyambar sebuah kursi. Seluruh jemaat mengikutinya. Ia membawa mereka sampai ke pinggiran kota. Ketika sampai di sana, ia melompat ke atas kursi yang dibawanya dan mengangkat kedua tangannya ke langit dan terus berdiri di situ. Penonton mengira ingatannya sudah hilang. Jam demi jam, ia tetap berdiri di sana, tanpa bergerak, tanpa berkata-kata dengan kedua tangan terangkat ke atas. Akhirnya setelah empat jam, jumlah orang yang berkumpul menjadi kira-kira 6000 sampai 7000 orang.
Dan tiba-tiba, tanpa diduga ia memandangi wajah orang-orang yang berkerumun itu sambil berteriak, “Ikuti saya!” Cepat-cepat diambilnya kursi yang tadi dibawanya dan berlari kembali ke arah gereja. Segera setelah orang banyak itu memasuki gedung gereja, ia memerintahkan untuk menutup dan mengunci pintu gereja. Itulah awal suatu kegerakan rohani besar yang melanda kota tersebut, membawa kelahiran banyak gereja-gereja yang hingga saat ini masih ada di sana. Pelayanannya pada waktu itu menghasilkan lebih banyak petobat-petobat baru dibandingkan dengan pelayanan-pelayanan lain yang pernah diadakannya.

Di dalam Keluaran 25 Allah memerintahkan Musa untuk membuat tabernakel bagiNya. Tabernakel ini mempunyai sebuah gerbang yang melambangkan Yesus Kristus. Gerbang tersebut mempunyai empat warna yaitu ungu, putih, merah tua dan biru, yang merupakan lambang dari empat jabatan Yesus. Warna ungu melambangkan Yesus sebagai raja, warna putih melambangkan Yesus sebagai manusia, warna merah tua melambangkan Yesus sebagai juru selamat dan warna biru melambangkan Dia sebagai Anak Allah. Inilah yang menjadi pesan dari keempat Injil. Dalam Injil Matius kita melihat Yesus sebagai Raja, dalam Injil Markus kita melihat Yesus sebagai manusia, dalam Injil Lukas kita melihat Yesus sebagai Juru selamat dan dalam Injil Yohanes digambarkan Yesus sebagai Anak Allah. Tanpa mengenal Yesus dengan cara ini Saudara tidak akan pernah mendapat urapan itu. Kunci pertama dari urapan adalah kepenuhan Yesus di dalam kehidupan Saudara. Saudara harus menghampiri dan kemudian mengenalNya – sebagai Raja yang harus ditaati, sebagai Anak Allah yang patut disembah, sebagai manusia yang sama dengan Saudara, dan sebagai Juru selamat dunia yang menanggung dan menghapuskan semua dosa Saudara. Sekali Saudara mengenalNya dalam keempat jabatanNya – sebagai Raja dalam Injil Matius – saya akan mentaati Dia; sebagai manusia dalam Injil Markus – saya menjadi sama dengan Dia; sebagai Juru selamat di dalam Injil Lukas – saya bergantung pada Dia untuk pengampunan atas segala dosa saya, dan sebagai Anak Allah yang patut saya sembah seperti yang terdapat dalam Injil Yohanes. Injil dimulai dengan ketaatan, dan diakhiri dengan penyembahan.
Kunci kedua untuk menerima urapan adalah mezbah persembahan. Sekali Saudara melewati gerbang yang merupakan gambaran Yesus dalam segala kesempurnaan dan kemulianNya, Saudara datang kepada darah yang dipersembahkan di atas mezbah, tempat dimana darah dicurahkan setiap hari.
Saudara tidak akan mengenal urapan itu sampai Saudara dicuci dalam darah Anak Domba. Roma 3 : 25 mengatakan bahwa kita “menyatakan apa yang telah dilakukan oleh darah itu.” Dengan iman kita menyatakan bahwa darah adalah pendamaian bagi dosa-dosa kita. Jangan Saudara pergi kemanapun tanpa mengenakan darah Yesus itu. Sebelum Imam besar dapat masuk ke dalam Ruang Maha Kudus, ia harus terlebih dahulu memakai darah anak lembu dan domba jantan. Kitab Ibrani menyerukan, “Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus menyucikan kamu?” Jika darah binatang itu dapat menguduskan orang yang najis, betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh Kudus, mempersembahkan diriNya sendiri kepada Allah, untuk menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan jahat supaya kita dapat melayani Allah yang hidup?
Setelah melewati darah, imam tersebut kemudian menghadapi sebuah bejana pembasuhan yang berisi air, air jernih yang melambangkan Firman Allah yang hidup. Allah berkata kepada Musa dan Harun untuk mengatakan kepada para imam, “Apabila kamu tidak membasuh kakimu dan tanganmu dengan air, kamu akan mati.” Kalau kita tidak membersihkan hidup kita dengan Firman Allah, maka kita akan mati secara rohani. Kalau Saudara melalaikan Firman Allah, akan ada kematian di dalam roh Saudara. Firman Tuhan berkata bahwa kalau Saudara berdoa dengan hati yang kotor, maka Saudara menambah dosa-dosa Saudara. Allah tidak mendengarkan dan tidak akan menerima doa Saudara. Jika Firman Allah tidak ada di dalam diri Saudara, maka Saudara akan dipenuhi keduniawian. Diri Saudara tidak pernah kosong. Diri Saudara pasti diisi oleh sesuatu hal atau oleh hal-hal lainnya. Apabila Firman Tuhan tidak memenuhi pikiran Saudara, maka pikiran-pikiran jahatlah yang akan mengisinya.

Setelah Saudara melewati bejana pembasuhan, Saudara akan sampai ke Ruang Kudus. Yang pertama Saudara akan lihat di sana adalah kaki dian yang berarti kemerdekaan dan pengetahuan ilahi. Kalau Firman Tuhan tinggal di dalam diri Saudara, Saudara akan berjalan di dalam wahyu. Allah sendiri akan berbicara kepada Saudara. Kalau Saudara membaca Alkitab, Saudara tidak membutuhkan lagi ulasan-ulasan atau tafsiran dan pelajaran tambahan untuk membantu Saudara memahami Firman Tuhan. Saudara akan dapat mendengar suara Roh Kudus yang memberikan pengetahuan ilahi dan pengertian kepada Saudara. Betapa sangat menyenangkan untuk mempelajari Alkitab dan memiliki Firman Tuhan yang rhema yang mencengkeram hati Saudara.
Setelah mereka melewati kaki dian yang berbicara tentang wahyu pengetahuan dari roh, mereka akan menjumpai meja dengan 12 roti, pada sisi yang lain. Meja tersebut dalam Alkitab ditulis sebagai Meja Roti Pertunjukan. Seseorang pernah berkata kepada saya, bahwa pada saat seseorang berhenti menerima wahyu, maka pada saat itu ia akan mati. Meja Roti Pertunjukan di Ruang Kudus adalah tempat di mana para imam menuangkan kemenyan ke atas roti tersebut. Hal ini berbicara tentang penganiayaan. Yesus berkata bahwa penganiayaan akan selalu menimpa orang-orang yang mengasihi Firman Tuhan. Ingat, sekali Saudara meminta Allah supaya berbicara kepada Saudara, Saudara mungkin akan diejek. Tetapi Petrus mengatakan, “Kalau mereka mengejekmu karena kebenaran, berbahagialah, karena Roh Kemuliaan itu ada padamu.”

Jika Saudara memandang lurus ke depan, Saudara akan melihat sebuah meja dengan ukupan yang menghadap kepada Allah. Meja ini disebut Mezbah Pembakaran Ukupan. Asap ukupan ini memenuhi seluruh Ruang Kudus sehingga imam yang masuk bahkan tidak dapat melihat ke mana ia pergi. Allah begitu teliti dalam memberikan perintahNya kepada Musa. Dia memerintahkan Musa untuk menggunakan bahan-bahan tertentu untuk membuat ukupan tersebut. Jika ia mempersembahkan jenis bahan yang salah, ia bisa mati. Dua orang anak Harun, Nadab dan Abihu mempersembahkan ukupan yang lain kepada Allah, dan mereka mati karenanya.

Bahan ukupan itu didapat dari dasar Laut Teberau dan dari padang gurun. Bentuk aslinya adalah semacam karang. Saudara mungkin bertanya, “Bagaimana cara Musa mendapatkannya? Apakah seseorang harus menyelam untuk mengambilnya?” Tidak! Saya percaya bahwa mereka memungutnya dari dasar laut yang kering ketika mereka menyeberangi Laut Teberau yang dibelah oleh Tuhan. Sampai sekarang orang-orang Arab masih menggunakan bahan seperti itu; mereka mengancurkannya dan ketika mereka membakarnya, maka ular dan kalajengking lari karena baunya. Sampai saat ini bahan ukupan itu masih punya pengaruh yang sama terhadap ular. Mereka tidak bisa tinggal di dekat ukupan itu dibakar. Ukupan adalah lambang dari penyembahan.
Penyembahan Saudara kepada Allah akan menyingkirkan setiap setan dan kalajengking.
Yang mengagumkan bahan ukupan tadi dapat juga dipakai untuk pengobatan. Jika bahan tersebut digiling halus dan dicampur air dan diminumkan kepada penderita, maka tubuhnya akan sembuh.
Penyembahan juga dapat menyembuhkan tubuh Saudara.
Sekali dalam setahun Imam besar masuk ke dalam Ruang Maha Kudus. Sebelum masuk, ia harus membuka tirai Ruang Maha Kudus dan asap dari ukupan itu akan mendahuluinya masuk. Penyembahan akan membuka jalan bagi Saudara untuk memasuki hadirat Allah. Ketika asap ukupan sudah masuk ke dalam Ruang Maha Kudus, maka Saudara bisa masuk ke dalam hadirat Allah itu.

Tujuh Hal penting untuk meraih urapan :
1.Dipenuhi pribadi Yesus.
2.Disucikan oleh darahNya,
3.Senantiasa dikuduskan oleh Firman Tuhan,
4.Menerima wahyu atau rhema,
5.Mengalami penganiayaan oleh karena Kristus dan mentaati Firman Tuhan
6.Hidup senantiasa didalam penyembahan kepada Tuhan ( Life Style )
7.Keberanian menghampiri tahta Allah
Kita dengan keberanian memasuki Ruang Maha Suci. Walaupun Imam besar masuk dengan takut dan gentar, tetapi Paulus menyatakan bahwa kita harus “dengan penuh keberanian menghampiri tahta Allah.”

Umat Allah, kita harus memiliki urapan di dalam seluruh kehidupan kita. Saya tidak dapat hidup tanpa urapan itu. Saya tidak mau melayani tanpa urapan. Setiap kali saya naik panggung untuk pelayanan mujizat, saya membisikkan sebuah doa dan mengundang Roh Kudus untuk berjalan bersama-sama saya. Saya meminta Roh Kudus untuk mengurapi saya sekali lagi. Saya tahu, tanpa jamahanNya Yang Mulia, tidak akan ada urapan, tidak akan ada mujizat.
Lalu pada saat itu saya akan merasakan urapan itu, begitu dahsyat dan penuh kuasa, hampir-hampir seperti sebuah sungai deras yang menerjang ke arah saya. Dan saya tahu, bahwa hanya karena anugerah dan kemurahanNyalah urapan itu dapat menjamah hidup mereka, mengangkat mereka ke dalam kemuliaan hadirat Tuhan, dan tanda-tanda mujizat mengikutinya.
Jadilah tempat yang kudus bagi kehadiran Allah, tempat Ia akan bersemayam. Belajarlah untuk menunggu di hadapan Allah, untuk mengasihi Dia, untuk mengenal Dia, untuk berbicara secara akrab dengan Dia, terbuka tanpa ada yang tersembunyi di hadapanNya. Maka secara tiba-tiba, dalam kediaman itu, saat-saat hening dimana Saudara memusatkan segala perhatian dan merendahkan diri dalam hadiratNya, tiupan angin Roh Kudus akan berhembus ke atas kehidupan Saudara. Roh KudusNya akan turun ke atas Saudara, dan Saudara akan dibakar dengan kuasa kehadiranNya. Saudara akan meraih urapan itu. Sekali Saudara menggenggam erat-erat apa yang diberikan urapan itu, maka Saudara tidak pernah dan tidak akan pernah lagi menjadi sama seperti dulu.


Blessed To Bless...

Surga itu Nyata



undefined
Surga Itu Nyata
[PDF]    [DOC] 
[Main/English]

undefined      undefined
Pembawa Acara (Bill Cheung):
Pada Tahun 1992, seorang wanita Amerika kelahiran Korea bernama Choo Thomas bertobat dan lahir baru menjadi searang Kristen.Yang membuat cerita ini menjadi unik adalah, 2 tahun setelah pertobatannya, Choo mendapat kunjungan Yesus dari Nazaret. Dia dibawa ke surga beberapa kali dan dibawa ke neraka 2 kali. Choo Thomas telah menulis sebuah buku tentang pengalamannya tersebut; Buku itu berjudul ‘Surga Itu Nyata’ dan telah diterbitkan pada bulan Oktober 2003. Dalam kurun waktu sebulan setelah diterbitkan, buku ini telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia dan masuk di dalam jajaran 10 buku Kristen Karismatik terlaris di Amerika.
Bagaimana bisa seorang istri yang sederhana dan kurang begitu fasih berbahasa Inggris, tidak hanya berhasil menerbitkan sebuah buku, tetapi juga dalam waktu kurang dari setahun, buku tersebut telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia? Akan tetapi pertanyaan yang lebih penting adalah, kenapa wahyu ini diturunkan sekarang?
Choo Thomas:
Bapa Surgawi, terima kasih telah mengijinkan saya bersaksi. Haleluya! Saya menjadi seorang Kristen sejak tahun 1992 dan saya benar-benar jatuh cinta kepada Yesus setelah saya pergi ke gereja beberapa kali, dan saya ingin memberikan setiap segi kehidupan saya kepadaNya sepanjang sisa hidup saya…Maka…
Saya ingin berbicara singkat tentang sebuah buku yang berjudul ‘Surga Itu Nyata’. Tuhan Yesus sendiri yang telah membawa saya ke Surga sebanyak 17 kali dengan tubuh transformasi (tubuh yang diubahkan / tubuh spiritual) saya, seperti ketika saya berusia 15 atau 16 tahun. Sebelum semuanya ini terjadi, Dia mempersiapkan semuanya tahap demi tahap. Pada tahun 1994, Dia mengurapi seluruh tubuh saya dengan Api Roh Kudus, lalu sebulan kemudian, Dia menampakkan diriNya selama ibadah penyembahan di gereja. Pada tahun 1995, Minggu Paskah, Dia mengurapi saya dengan fenomena ‘getaran tubuh’, dan sejak saat itu, tubuh saya bergetar selama saya berdoa di gereja. Anda lihat kan, tubuh saya bergerak ke belakang dan ke depan saat ini, dan apabila saya tidak lakukan ini, perut saya mengejang dan rasanya seperti mau meledak. Itulah sebabnya kenapa saya bergerak-gerak ke belakang dan depan. Jadi, tolong jangan berpikir ada yang salah dengan tubuh saya. Itu adalah Roh Kudus yang menggerakkan, karena saya sedang berbicara tentang Tuhan Yesus. Dan setelah itu, Dia membaptis saya dengan Roh Kudus, Bahasa Roh, Nyanyian Surgawi, Tawa Kudus, dan saya mengalami urapan yang luar biasa selama 3 jam dan saya rebah di lantai. Saya tidak bisa bangun karena urapan yang begitu kuat. Setelah itu, beberapa bulan kemudian, Pastor Larry Randolph memberikan sebuah nubuatan untuk saya. Dia berkata bahwa Tuhan ingin memakai saya dengan cara yang spesial. Dan semua nubuatannya itu menjadi nyata, ribuan kali lipat malah. Dan setelah itu, pada bulan Januari 2006, Tuhan Yesus mengunjungi dan menampakkan diriNya kepada saya. Dia mengunjungi saya selama 10 kali untuk mengatakan bagaimana Dia akan memakai saya serta mengatakan hal-hal lain, rencana-rencanaNya, dan Dia ceritakan itu semua pada saya, seperti yang tertulis di dalam buku, tetapi Dia tidak mengatakan bahwa Dia akan membawa saya ke surga. Maka setelah 10 kali kunjungan, pada tanggal 19 Februari 1996, Dia mulai membawa saya ke surga dengan tubuh transformasi saya. Tubuh saya seperti tubuh spiritualNya. Setiap saat sebelum Dia membawa saya ke surga, Dia membawa saya ke sebuah pantai di bumi. Sebelum Dia membawa saya ke surga untuk pertama kalinya, Dia membawa saya ke satu sisi dari pantai dan Dia menunjukkan kepada saya air sebening kristal dan kemudian sebuah terowongan yang besar dan mengkilat. Dan setelah itu Dia membawa saya ke surga.
Pembawa Acara:
Setelah melewati terowongan itu, Choo menulis :
“Tuhan Yesus dan saya berjalan melewati jalan yang menurun dari pucak bukit menuju lembah. Akhirnya tibalah kami di sebuah pintu gerbang putih yang sangatlah besar dan megah yg terletak di depan sebuah bangunan besar berwarna putih. Kami berjalan melalui pintu gerbang menuju bangunan putih. Kami masuk dan berjalan di sepanjang lorong yg menuju ke sebuah ruangan yg sangat besar. Kemudian kami masuk. Ketika saya melihat ke bawah,barulah saya sadar untuk pertama kalinya bahwa saya sedang memakai jubah yg lain daripada yang saya pakai ketika saya sedang berada di pantai, dan saya bisa merasakan ada suatu benda berat yang bertengger di atas kepala saya. Saya meraihnya dan benda itu ternyata adalah sebuah mahkota cantik yang telah diletakkan di atas kepala saya tanpa saya sadari. Kemudian saya memandang ke arah Yesus. Dia sedang duduk di atas sebuah tahta. Dia memakai jubah kemilau dan mahkota emas. Selain saya, ada beberapa orang lain yang sedang berlutut dan sujud menyembah di hadapan hadiratNya. Dinding-dinding di ruangan itu terbuat dari batu-batu besar mengkilat yang berkilauan cahayanya. Batu-batu beraneka warna itu memberikan sebuah efek atau pengaruh yang membuat ruangan itu terasa hangat dan membahagiakan, sekaligus misterius. Kemudian, secepat ketika saya dipindahkan dari puncak bukit ke dalam bangunan putih, secepat itu pulalah saya telah berada di pantai kembali.
Choo Thomas:
Pada kunjungan pertama ke surga, Dia hanya menunjukkan ruangan tahtaNya kepada saya. Kemudian setelah itu, kami turun dari surga dan kemudian, tibalah kami di pantai di bumi dan kamipun duduk-duduk bersama di atas pasir. Diapun mulai berbicara. Dia berkata,”Kita baru saja pergi ke Kerajaan Surga. Hanya mereka yang patuh dan berhati murni saja yang akan masuk ke sana. Dia melanjutkan,”Mengabarkan Injil sangatlah penting”, dan setelah diam beberapa saat lamanya, dia berkata,”Mereka yang tidak membayar persembahan perpuluhan adalah orang-orang Kristen yang tidak patuh”. Itu adalah kata-kata terakhir yang dikatakannya pada kunjungan pertama saya ke surga.
Pembawa Acara:
Choo terus dibawa berkunjung ke Surga sebanyak 16 kali setelah itu. Di dalam setiap kunjungannya ia menuliskan,”Di dalam tubuh transformasi saya, saya berjalan dengan Tuhan di tepi pantai dan Dia mendampingi saya selama di Surga. Kami berjalan melalui pintu gerbang mutiara dan pegi ke bangunan putih untuk berganti pakaian. Setelah itu kami berjalan sepanjang jembatan emas. Semuanya itu serasa begitu alamiah bagi saya. Saya yakin setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus akan melalui prosedur yang sama ketika dia pergi ke Surga.
ChooThomas:
Setelah itu, Dia membawa saya ke surga 16 kali lagi. Setiap kali Dia membawa saya ke sana, Dia menunjukkan berbagai hal baru. Dan ketika Dia menunjukkan sesuatu yang spesial atau istimewa, selalu, Dia berkata,”Aku telah mempersiapkan semua ini untuk anak-anakKu. Aku tahu apa yang mereka sukai. Sama seperti ketika Dia menunjukkan kepada saya pantai (di surga), Dia berkata,”Kau lihat, AnakKu, betapa indahnya pantai ini. Aku tahu anak-anakKu akan menyukai pantai ini”. Ketika Dia membawa saya pergi memancing, Dia berkata,”Aku tahu anak-anakKu suka memancing, itulah sebabnya Aku telah sediakan begitu banyak hal yang mereka suka”.Saya menyadari bahwa surga itu 1000 kali lebih indah daripada di bumi, akan tetapi ada begitu banyak benda dan tempat yang menyerupai benda dan tempat bi bumi, seperti jalan-jalan raya, bangunan-bangunan, pohon-pohon, semak-semak belukar, batu-batu karang, bunga-bunga, dan tempat-tempat dengan permukaan yang kasar di luar Kerajaan Surga. Ada begitu banyak benda dan tempat yg menyerupai bumi disana. Bedanya, di surga semuanya itu 1000 kali lebih indah. Indah sekali. Keindahan surga tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Benar-benar tak terkatakan indahnya. Dan saya pun menyadari betapa Yesus sangat mencintai setiap dari kita. Itu terlihat dari cara Dia bertutur kata kepada saya ketika Dia berkata,”Engkau lihat betapa besar cintaKu kepada anak-anakKu dan Aku telah lakukan ini semua demi mereka. Itulah alasan mengapa Dia membawa saya ke sana, yaitu untuk menunjukkan kepada mereka apa yang telah disiapkanNya untuk anak-anakNya. Maka hendaklah setiap dari kita menyadari bahwa surga sedang menanti kita, dan sebelum Dia datang, Dia ingin semua orang Kristen tahu dan sadar akan hal ini sehingga mereka boleh bersuka cita dan pergi ke sana. Saya yakin itulah alasan mengapa Dia menunjukkan hal-hal ini kepada saya. Memang Dia tidak menunjukkan kepada saya semua hal secara menyeluruh. Dia hanya menunjukkan beberapa hal tertentu dan beberapa kata yang dianggapNya perlu untuk disampaikan. Dia adalah Allah yang penuh cinta. Terpujilah Engkau Ya Allahku.
Pembawa Acara:
Di samping perjalanan ke Surga, Choo juga ditunjukkan neraka sebanyak 2 kali.
Dia menggambarkan penglihatan akan neraka sebagai berikut:
Saya bisa melihat kabut dan asap hitam keluar dari lubang / jurang yang dalam, seperti kawah gunung berapi dan di dalamnya saya dapat melihat nyala api yang panas sedang membakar sekumpulan besar orang yang sedang menjerit dan meraung-raung. Jeritan itu adalah jeritan kesakitan yang hanya orang yang pernah mengalami luka bakar yang sangat parah yang mengetahuinya. Orang-orang itu telanjang, tidak berambut, dan berdiri dekat satu sama lain atau berdesak-desakan. Mereka menggeliat seperti cacing dan api melahap tubuh mereka. Tak ada jalan keluar bagi mereka yang terperangkap di dalam jurang tersebut. Dinding-dindingnya terlalu curam untuk mereka panjat, dan bara api yang membara meliputi seluruh penghujung dinding.
Nyala api secara tiba-tiba menyambar dari segala penjuru. Orang-orang itu bergerak menjauh, dan kemudian ketika mereka pikir mereka telah lolos, nyala api yang lain melahap mereka dari depan mereka. Tiada henti-hentinya korban dosa yang malang ini disiksa. Mereka harus menghabiskan keabadian mereka dalam siksa api neraka dan tadak ada jalan keluar. “Siapakah orang-orang ini? Tanya saya. “AnakKu, orang-orang ini tidak mengenalku.
Choo Thomas:
Di surga, semua yang Dia tunjukkan kepada saya adalah hal-hal yang menyenangkan dan luar biasa, tetapi setelah itu Dia menunjukkan kepada saya neraka. Ketika Dia membawa saya ke neraka, hal pertama yang saya lihat adalah api dimana-mana. Tempat itu begitu dalam, gelap, dan merupakan lubang tak berpenghujung. Orang-orang telanjang, tak berambut. Mereka semua tak memiliki rambut, tak berpakaian, benar-benar telanjang bulat. Mereka berdiri berdesakan dan sepertinya mereka saling dorong karena mereka mau menjauh dari api. Setiap kali mereka bergerak, api memburu mereka maju dan mundur, maju dan mundur. Seluruh tempat itu dikelilingi api dan mereka berdiri berdesak-desakan satu sama lain. Mereka terlihat begitu kesakitan dan sedih dan saya tak henti-hentinya menangis untuk mereka. Ketika saya dibawa ke sana untuk kedua kalinya, saya melihat orang-orang yang sama. Kemudian saya mendengar suara-suara dan saya menoleh ke segala penjuru. Begitu banyak orang-orang berwajah Oriental (serupa etnis Cina) di sana. Dan wanita ini, dia sedang melambaikan tangannya ke arahku. Dia berkata,”Panas, panas sekali !”. Saya melihat ke arahnya dan mata kami pun beradu pandang. Dia adalah ibu saya. Ketika saya tersadar bahwa wanita itu adalah ibu saya, hati saya serasa runtuh dan saya pun mulai menangis. Saya belum pernah merasakan penderitaan yang begitu berat sebelumnya. Benar-benar hancur perasaan saya. Begitu hancur sehingga saya tidak tahu lagi harus berbuat apa. Dan dia terus berteriak,”Panas, panas!” dan dia melambai-lambaikan tangannya kepada saya. Saya merasakan ketika saya memandangnya dia ingin saya turun dan menolongnya. Kemudian saya melihat juga orang-orang lain, ayah saya, ibu tiri saya, keponakan saya, dia meninggal ketika dia masih begitu muda, serta dua orang teman yang saya kenal. Oh, itu adalah suatu memori yang sangat menyakitkan dan saya terus menangis sejadi-jadinya, dan kemudian Tuhan Yesus berkata,”AnakKu, Aku mempunyai alasan yang baik untuk menunjukkan hal ini kepadamu, dan Aku merasakan penderitaan yang lebih besar daripada engkau ”. Kemudian saya berkata kepadaNya,”Tuhan, ibu saya meninggal saat dia masih muda, dia menderita sakit untuk jangka waktu yang lama, saya pikir da bukanlah seorang yang jahat”. Dia berkata,”Tak peduli betapapun baiknya seseorang, kalau dia tidak mengenalku, ke sinilah mereka akan pergi. Tetapi dalam hati saya berkata, mengapa Engkau tunjukkan hal-hal yang sangat melukai perasaan saya ini. Saya memikirkan hal itu, namun saya tidak pernah bisa marah kepadaNya. Saya tidak dapat melihat wajahNya namun saya berani bilang bahwa sesungguhnya Diapun sedang menangis bersama dengan saya. Saya hanya bisa merasakannya. Dia terlihat begitu sedih, kemudian Dia membelai kepala saya, menggandeng tangan saya. Kami berjalan keluar dari tempat itu dan saya menangis sepanjang perjalanan. Di dalam buku, saya menjelaskan hal ini dengan lebih jelas dan gamblang. Dan kemudian Dia menunjukkan kepada saya hal lain yang menyedihkan, yaitu tentang bayi-bayi yang diaborsi. Dia membawa saya ke sebuah bangunan yang sangat besar. Bangunan itu menyerupai sebuah gudang penyimpanan barang. Ketika kami melangkah masuk, sejauh mata memandang, bayi-bayi mungil telanjang terbaring berjajar. Hm…dan saya pun mulai menangis. Saya bertanya,”Tuhan, mengapa ada begitu banyak bayi? “Mereka adalah bayi-bayi yang diaborsi”. Saya menanyakan apa yang akan dilakukanNya dengan bayi-bayi ini. Dia mengatakan bahwa jika ibu-ibu mereka diselamatkan dan tiba di surga, mereka boleh memiliki bayi-bayi mereka kembali.
Pembawa Acara:
Pada kunjungannya yang ke-17 kali ke surga, Yesus memberitahu Choo bahwa ini mungkin adalah kunjungannya yang terakhir ke surga. Mengenai hal itu Choo menulis:
Kata-katanya membuat hati saya sangat gundah. Hati saya sesungguhnya telah terpaut kepadaNya. Dia berdiri dan saya tahu bahwa inilah saatnya bagi kami untuk pergi. Saya terus menangis namun di dalam hati saya, saya merasakan suatu jaminan bahwa saya akan bersama-sama dengan Dia selamanya, dan Dia akan selalu menyertai saya sepanjang saya hidup di dunia. Di ruang ganti, seorang malaikat Tuhan memeluk saya. Sungguh tak terkira bahagianya berada di tempat dimana begitu banyak cinta, belas kasih, dan pengertian yang selalu hadir. Ketika saya sedang berganti pakaian, saya bisa merasakan bahwa Abraham dan malaikat Tuhan itu tahu bahwa ini adalah kunjungan saya yang terakhir. Ketika saya berjalan meninggalkan ruang ganti tersebut, malaikat Tuhan tadi memeluk saya sekali lagi. Malaikat Tuhan ini berambut pirang, memakai jubah putih panjang dan wajahnya memancarkan kehangatan dan kelembutan. Dia tersenyum kepada saya seiiring langkah saya menuju Tuhan Yesus.
Choo Thomas:
Ketika Tuhan Yesus membawa saya ke surga untuk yang ke-17 kalinya, Dia menunjukkan kepada saya awan-awan. Itu adalah kunjungan saya yang terakhir ke surga. Tuhan Yesus mengatakan bahwa ini adalah saat terakhir bagi saya untuk berada di tempat ini. Dia tidak akan membawa saya ke sini lagi sampai hari terakhir. Saya bisa merasakan betul bahwa ini adalah saat terakhir bagi saya di tempat ini. Saya pun mulai menangis karena sungguh saya tidak ingin meninggalkan tempat ini. Saya memegang tanganNya dan memohon,”Tuhan,tolong jangan biarkan saya pergi meninggalkan tempat ini. Saya tidak ingin pergi karena saya ingin datang ke sini lagi dan lagi. Ini benar-benar menyedihkan bagi saya bahwa saya tidak akan pergi ke sana lagi, karena setiap kali saya pergi bersamaNya ke surga, saya tidak melihat hal-hal yang menyedihkan, melainkan damai sukacita. Saya tak bisa menjelaskan, takkan pernah bisa menjelaskan perasaan damai dan sukacita yang saya alami di sana. Meskipun sedih, saya masih memilki damai sukacita. Begitu banyak cinta. Saya menangisinya selama berhari-hari.
Pembawa Acara:
Alkitab berbicara tentang hari ketika Yesus Kristus akan datang kembali untuk menjemput gerejaNya. Di dalam 1 Tesalonika 4 : 16-17 yang berbunyi ”Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari Surga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan”. Inilah yang dinamakan ‘pengangkatan’.
Choo Thomas:
Setelah semuanya itu, kira-kira beberapa minggu kemudian, Tuhan Yesus membawa saya ke pantai dengan tubuh transformasi saya. Kami duduk di tempat biasa, dan setelah berbincang sejenak Dia berkata bahwa Dia akan menunjukkan sesuatu kepada saya. Hampir bersamaan dengan saat Dia mengatakannya, saya mengeluarkan suara jeritan yang mengiringi penglihatan. Setiap kali Dia menunjukkan kepada saya sesuatu yang istimewa, saya mengeluarkan suara jeritan khusus atau khas yang keluar dari dalam tubuh saya, perut saya. Jeritan itu begitu keras dan berlangsung cukup lama. Kemudian saya mendengar suara ribut-ribut, suara-suara hiruk-pikuk yang begitu bising. Saya merasakan bahwa bumi telah jatuh, begitu keras, benar-benar suara-suara yang membisingkan telinga. Kemudian saya melihat langit berwarna putih. Orang-orang berjubah putih berterbangan dimana-mana. Mereka bermunculan dimana-mana, di sana-sini, terbang menghilang, bermunculan, langit dipenuhi oleh manusia. Kemudian saya tahu bahwa itu adalah peristiwa pengangkatan. Saya pun tertawa, menangis, menjerit, penuh gairah dan sukacita . Kemudian saya melihat cucu perempuan saya, ia baru berusia 10 bulan, ia belum memiliki rambut, tiba-tiba ia terbang keluar dari dalam kamar tidurnya. Ia memakai jubah putih dan rambutnya tergerai di bahunya. Anda bisa bayangkan betapa besar sukacita saya saat itu. Berikutnya saya melihat cucu perempuan saya yang lain. Ia baru berusia 4 bulan. Ia belum memiliki rambut. Ia juga terbang keluar dari jendela sama seperti cucu perempuan saya yang lain, dengan memakai jubah putih. Rambutnya juga tergerai di bahunya. Saya pun menjerit, menangis, tertawa, kegembiraan saya meluap. Saya belum pernah merasakan kegembiraan sebesar ini sebelumnya, begitu dahsyat, sehingga seluruh rumah bisa mendengar suara saya. Untunglah suami saya sedang tidak ada di rumah. Kalau ya, tentu dia akan berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan saya. Setelah itu, Tuhan menunjukkan kepada saya suatu penglihatan yang lain. Penglihatan kali ini benar-benar menyedihkan. Sungguh mengerikan.
Pembawa Acara:
Alkitab juga bercerita tentang masa penderitaan besar, yang terjadi segera setelah pengangkatan. Di Matius 24:21-22, Yesus berkata,”Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. Hal ini dikenal sebagai ‘masa sengsara’.
Choo Thomas:
Setelah itu, Tuhan Yesus menunjukkan kepada saya suatu penglihatan yang lain. Ini tentang orang-orang yang tertinggal di bumi. Saya yakin diantara mereka ada banyak orang-orang Kristen. Itulah sebabnya mereka berlarian, bukan?. Kalau mereka bukan orang-orang Kristen tentulah mereka tidak akan berlarian ke sana kemari. Tetapi ada polisi dimana-mana, orang-orang juga berlarian dimana-mana, mereka ketakutan, kepanikan menghiasi wajah mereka. Sebagian orang masuk ke mobil-mobil, naik ke perahu-perahu, berlarian menuju gunung, mereka benar-benar tidak tahu harus kemana mencari tempat berlindung., seolah-olah mereka sedang dikejar-kejar oleh monster atau sesuatu yang mengerikan. Begitu menakutkan, begitu mengerikan, suatu pemandangan yang benar-benar mengerikan. Setelah itu Tuhan Yesus memberitahu saya bahwa apa yang baru saya lihat itu tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan keadaan yang sebenarnya pada saat hari itu tiba. Kemudian Dia berkata bahwa setelah umatKu terangkat, Setan akan mengambil alih bumi dan dia menginginkan setiap orang menerima angka 666. Setiap orang yang menolak menerima angka 666 akan dipenggal kepalanya. Maka barangsiapa tidak mau menerima tanda dari binatang buas itu, yaitu angka 666, berarti mereka memberi hati mereka kepada Yesus. Mereka ingin bersama-sama dengan Yesus sampai selama-lamanya (Wahyu 20:4). Tetapi barangsiapa telah menerima tanda dari binatang buas itu, yaitu angka 666, mereka semua akan dilemparkan ke danau api sampai selama-lamanya; mereka akan dibakar di sana siang dan malam tanpa henti (Wahyu 14:11). Maka hendaklah setiap orang mengerti betul tentang hal ini dan ingat, untuk mereka yang memilih untuk dipenggal, tidak akan semudah itu. Mereka akan mengalami siksaan hebat sebelum mereka dipenggal karena Setan tidak akan membiarkan semuanya terjadi begitu mudah (bagi mereka yang memilih untuk meenolak tanda 666.) Maka bagi siapapun yang mendengar pesan ini, jika anda tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan Yesus Kristus, saya mohon lakukanlah sesuatu berkenaan dengan keselamatan anda. Juga, jika anda tertinggal, apapun yang terjadi jangan pernah menerima tanda 666. Lebih baik menderita untuk sementara waktu daripada dibakar untuk selama-lamanya di neraka. Tolong perhatikan pesan saya ini.
Pembawa Acara:
Buku ini, ‘Surga Itu Nyata’, telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan telah diedarkan ke seluruh dunia. Tersedia juga versi MP3 dari buku ini yang bisa dibeli secara online.
Choo Thomas:
Semuanya berjalan lancar berkenaan dengan buku ini. Buku ini termasuk salah satu buku terlaris di dunia. Tuhan memakai Dr. Yonggi Cho untuk buku ini. Ia menerjemahkan buku ini (ke dalam Bahasa Korea). Ia membutuhkan waktu 2 bulan untuk menerjemahkannya. Biasanya dibutuhkan waktu 6-7 bulan untuk menerjemahkan buku ini. Pada hari buku ini diterbitkan, buku ini meledak di pasaran Korea dan menjadi buku terlaris di sana. Dan Allah Yang Maha Kuasa memakai Dr. Yonggi Cho secara luar biasa. Gerejanya beanggotakan 800.000 jemaat, maka Tuhan memakainya untuk buku ini, Tuhan memilihnya untuk buku ini. Terpujilah namaMu, Tuhan. Buku ini adalah bukuNya di akhir zaman ini. Dia ingin semua orang Kristen membaca dan bersaksi tentang buku ini dan inilah yang banyak orang sedang lakukan ; Setelah mereka membeli 1 buku, mereka membeli lusinan bahkan ratusan dan mereka berkata buku ini adalah alat kesaksian terbaik di samping Alkitab. Dan kemudian, saya menerima begitu banyak e-mail sampai saya tidak punya waktu untuk diri saya sendiri. Dan khususnya ketika saya menerima e-mail dari anak-anak muda atau remaja usia 12-13 tahun. Mereka bilang mereka sangat terkesan dengan buku ini. Mereka mencintai Yesus dan menyebut buku ini sebagai ‘buku Yesus’ dan mereka diubahkan melalui buku ini. Beberapa dari mereka bilang mereka berkeinginan untuk berhenti sekolah dan bekerja untuk Tuhan. Saya melarang mereka berhenti sekolah. Saya berpesan,”Kalian harus terus belajar. Tuhan ingin kalian mendapatkan pendidikan”. Itulah yang saya katakan pada mereka. Apapun yang kalian lakukan, utamakanlah Tuhan, letakkan Dia sebagai prioritas utama. Ketika saya membalas e-mail mereka, mereka sangat gembira. Ribuan jiwa telah dimenangkan melalui buku ini karena buku ini benar-benar adalah ‘buku Yesus’. Dan Dia menggenapi semua janji-janjiNya dari awal sampai akhir berkenaan dengan buku ini. Dia mengatakan Dia akan mengurusi segalanya berkenaan dengan buku ini dari awal sampai akhir. Saya bilang bahwa saya begitu kuatir tentang banyak hal dan Dia berkata,”Mengapa engkau kuatir? Ini bukuKu. Aku akan mengurusi segalanya; Dia mengatakannya berulang kali. Dan Dia benar-benar mengurus segalanya dari awal sampai akhir. Barang siapa telah membaca buku ini, mereka pasti tahu bahwa ini adalah buku milik Yesus dan Dia telah mengurus segalanya. Semua janji-janjiNya tentang buku ini ditepatiNya. Sekarang tugas saya yang tertinggal adalah pelayanan tarian. Dia telah melatih pelayanan tarian saya selama 3 tahun; Ini adalah tarian kudus. Saya telah menari di gereja selama 2 tahun. Saat ini saya telah menunggu kedatanganNya selama tiga setengah tahun. Menunggu adalah hal terberat dalam melayani Tuhan. Anda tahu, saya harus menunggu selama 7 tahun sebelum Dia menerbitkan buku ini. Saya sempat berpikir bahwa Dia tidak akan pernah menerbitkan buku ini, tetapi Dia selalu menggenapi janjiNya. Anda bisa lihat sendiri.
Pembawa Acara:
Pada kunjungan terakhirnya ke Surga, Yesus membuat sebuah janji yang sangat spesial kepada Choo.
Choo Thomas:
Akhir dari kunjungan-kunjungan ini adalah saat saya sedang mengerjakan manuskrip (teks asli berupa tulisan tangan atau ketikan yang siap untuk diserahkan kepada penerbit) buku ini. Kemudian Dia membawa saya menuju pantai di bumi. Kami menghabiskan waktu bersama selama beberapa jam. Dia bilang Dia akan mebawa saya ke sana setiap Senin. Saat itu tanggal 27 Mei 1996. Sejak saat itu, tanpa pernah luput sekalipun, Dia selalu membawa saya ke pantai itu setiap Senin dengan tubuh transformasi saya. Dia membangunkan saya beberapa menit setelah jam 12 dini hari. Dia membuat tubuh saya bergetar selama 30 menit, tepat 30 menit, tidak pernah kurang dan tidak pernah lebih. Kemudian hadiratNya nampak dan tubuh spiritNya bersama tubuh spirit saya menuju ke pantai. Dan ketika kami tiba di sana, hampir selalu Dia yang berbicara dan saya mendengarkan. Kemudian saya menyanyi, saya menari dengan tubuh spirit saya. Itu adalah saat-saat terindah dalam hidup saya.
Pembawa Acara:
Alasan mengapa Yesus telah mati di kayu salib adalah Yohanes 3:16 – Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Oleh karena itu, menurut Roma 10:9 – Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Choo Thomas:
Banyak orang berkata,”Siapa yang peduli tentang apa yang terjadi setelah saya mati”? Hehehe.. Kemudian saya berkata,”Sebaiknya anda peduli”. Hal ini saya katakan ketika saya bersaksi. Saya bilang,”Ketika anda mati, anda hanya akan pergi salah satu dari 2 tempat ini: ke Surga atau ke neraka. Mereka berkata,”Aaaahhh, siapa yang peduli tentang apa yang terjadi setelah saya mati”?. Mereka berbicara seolah mereka tidak tahu apa-apa tentang apa yang terjadi setelah mereka mati. Saya berkata,”Anda sebaiknya peduli tentang apa yang terjadi setelah anda mati. Mengapa demikian? Karena meskipun tubuh anda mati, roh anda, jiwa anda tidak akan pernah mati. Itulah sebabnya, kenapa anda masih bisa mengingat, merasakan sakit, bahagia, sukacita, semuanya sama seperti ketika anda masih hidup. Tetapi masih saja mereka tidak percaya. Mereka bahkan menjadi marah terhadap saya. Saya berkata,”Semoga suatu saat nanti anda akan ingat apa yang saya katakan. Anda kenal Yesus? Mereka bilang,”Saya kenal Tuhan”. Saya katakan,”Yesus adalah Tuhan. Dia adalah Bapa, Dia adalah Roh Kudus, Dia adalah semuanya. Jika anda tidak mengenal Yesus, meskipun anda bilang bahwa anda mengenal Tuhan, itu tidak akan membawa anda ke surga”. Saya hanya berbicara dan berbicara tetapi kebanyakan dari mereka tidak mau mendengar. Maka saya hanya bilang,”Yaah, anda tidak mau percaya saat ini, tetapi saya berharap anda akan percaya suatu saat nanti. Dan saya pun terus berbicara dan berbicara kepada setiap orang yang saya temui, tetapi apapun yang katakan, mereka tetap menolak paket keselamatan yang saya tawarkan. Anda tahu apa yang saya katakan? Saya berkata,”Baiklah, anda boleh menolak paket keselamatan ini, tetapi suatu hari nanti anda akan tahu bahwa orang-orang yang percaya kepada Yesus akan terangkat ke surga. Nah, pada saat itulah anda akan memahami betul apa yang telah saya katakan tadi, dan saya mohon, pada saat itu terjadi, jangan pernah menerima angka 666. Jika anda menerimanya, anda akan dibakar sampai selama-lamanya di neraka. Maka, saya mohon dengan amat sangat, jangan pernah menerima angka 666. Maukah anda mengingatnya? Beberapa dari mereka berkata ya. Saya telah mengatakan hal ini kepada begitu banyak orang.
Siapapun dari anda yang belum pernah mengucapkan doa keselamatan sebelumnya, Saya ingin berdoa bersama anda. Ikuti doa saya. “Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau adalah Anak Allah dan Engkau telah mati demi aku. Masuklah ke dalam hatiku dan jadilah Tuhan dan Juru Selamatku. Kumohon ampunilah segala dosa-dosaku dan sucikanlah aku dengan darahmu yang kudus. Kendalikanlah segala segi kehidupanku mulai saat ini dan seterusnya. Yesus, penuhilah aku dengan Roh KudusMu dan mampukanlah aku untuk dipakai bagi kemuliaanMu. Aku mau melayaniMu, mencintaiMu, dan mematuhiMu sepanjang hidupku, serta melakukan sesuatu yang dapat mengubah hidup orang-orang lain. Bapa, terima kasih telah menjadikanku anakMu. Dalam nama Yesus yang kudus, Amin. Haleluya! Siapapun yang telah bersama saya mengucapkan doa di atas, pergilah ke gereja, dengarkanlah Firman Allah yang disampaikan oleh pendeta dan bacalah Alkitab setiap hari. Pelajarilah, bukan sekedar baca. Berdoalah dengan sering sepanjang hari dan milikilah hubungan dengan Yesus. Terima kasih. Amin. Haleluya!

Tirai Terbelah

TIRAI TERBELAH
Kotbah Pdt Petrus Agung & Ev Iin Tjipto

Markus 15 : 33-39
Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Lihat, Ia memanggil Elia.” Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta berkata: “Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia.” Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: “Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!”
Kekristenan adalah “ Allah mencari manusia, Allah yang berinisiatif .” Tabir bait suci terbelah dari atas ke bawah, Tuhan turun kedunia mencari yang terhilang.
Ada TUJUAN yang luar biasa yang Tuhan lakukan dan GENAPI melalui hidup kita.
Tuhan mencari manusia dan menemukan kita , semua usaha manusia mencari Allah sia-sia, KESELAMATAN adalah ANUGERAH.
Tirai terbelah berarti Tidak ada lagi yang dapatMEMISAHKAN HUBUNGAN umatNya dengan Allah.
Tuhan mau SEMUA TIRAI didalam hidup kita terbelah, hidup kita TRANSPARAN dihadapan Allah, kita hidup BERSAMA-SAMA dengan Allah.
Setiap KETIDAKTAATAN, DOSA dan PEMBERONTAKAN menjadi SELUBUNG didalam hidup kita.
“Katakan kepada dosa, ketidaktaatan dan kesombongan, semuanya SUDAH SELESAI!”
Kesaksian ibu iin cipto : pada suatu kali ibu Iin mendapat penglihatan, Tuhan Yesus mendatangi dan berlutut dihadapan ibu Iin untuk mengenakan sebuah sepatu kepada ibu Iin, bu Iin menjadi sungkan dan bertanya kepada Tuhan, apa maksudnya?, Tuhan berkata ketika Ia hidup didunia 2000 tahun yang lalu, ia berkeliling melayani jiwa-jiwa, sekarang adalah waktunya kamu yang melakukan, Sepatu ini adalah SEPATU KERELAAN, “Hati yang rela melayani Tuhan dan Jiwa –jiwa.”
Nikmati Tuhan dalam dimensi yang berbeda. Mengalir dan bergerak bersama Tuhan, buang konsep lama kita cara berpikir yang tidak sesuai dengan firman Tuhan!
Ibrani 9:3-5
Di belakang tirai yang kedua terdapat suatu kemah lagi yang disebut tempat yang maha
kudus. Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian,
yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-
buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh
batu yang bertuliskan perjanjian, dan di atasnya kedua kerub kemuliaan
yang menaungi tutup pendamaian.
Tetapi hal ini tidak dapat kita bicarakan
sekarang secara terperinci.

Terdapat tiga benda didalam tabut perjanjian :
1. MANNA
Manna adalah firman Tuhan, sering kali kita umat Tuhan didalam hidup ini, tidak dapat menikmati firman Tuhan, Keintiman dan Kegerakan yang sedang berlangsung.
Jangan kita kehilangan HAK KESULUNGAN!, seperti Esau, Kehilangan yang TERBAIK yang TUHAN JANJIKAN dan sedang di GENAPI didalam hidup kita.
Bangsa Israel BOSAN dengan MANNA dan memilih daging.
Keluaran 16:11-13
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Aku telah mendengar sungut-sungut orang Israel; katakanlah kepada mereka: Pada waktu senja kamu akan makan daging dan pada waktu pagi kamu akan kenyang makan roti; maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.” Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu.
Bukankah kita sering BOSAN dalam membaca, merenungkan firman Tuhan sambil menunggu penggenapan janji-janji Tuhan didalam hidup kita.
MANNA adalah roti dari surga
Yohanes 6:31, Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga.”
“Bukankah kita sering BANGUN KESIANGAN dalam menantikan Firman Tuhan dipagi hari?”
Keluaran 16:13-15,
dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu. Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi. Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: “Apakah ini?” Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: “Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu.
Firman Tuhan harus menjadi PRIORITAS UTAMA hidup kita
Keluaran 16:18-20,
Ketika mereka menakarnya dengan gomer, maka orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. Tiap-tiap orang mengumpulkan menurut keperluannya. Musa berkata kepada mereka: “Seorangpun tidak boleh meninggalkan dari padanya sampai pagi.” Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka.
Manna dapat Berulat dan berbau busuk, hal itu disebabkan bangsa Israel tidak segera memakannya dan meninggalkan sampai pagi.
Makna rohani dari Manna berulat adalah Setiap firman Tuhan yang bercampur dengan KETIDAKTAATAN, ambisi dan ego pribadi akan membuat Tuhan TIDAK BERKENAN.
KEGERAKAN TUHAN ada WAKTUNYA jangan sampai kita TERLEWATKAN tanpa mengalami LAWATAN Tuhan!
Tabir pertama yang harus dikoyakan didalam hidup kita adalah KETIDAK MENGERTIAN kita akan KEHENDAK ALLAH, kesesatan dan kejahatan kita!
KERUB KEMULIAAN
Kerub adalah KENDARAAN TUHAN. Anda memiliki kesempatan untuk menjadi Kerub kemuliaan.
Pertanyaannya adalah “ Apakah anda bisa DIPERCAYA oleh Tuhan?”
Untuk dapat dipercaya milikilah HATI HAMBA dan KERENDAHAN HATI
“ Maukah anda di tunggangi Oleh Tuhan sebagai kendaraanNya? “
Izinkan Tuhan yang kendalikan hidup anda!

2. TONGKAT HARUN
Bertunas dan berbuah badam, buah badam di Israel dikenal sebagai The Wicker artinya : yang membangkitkan buah yang lain.
Untuk dapat mengalami hidup yang bertunas dan berbuah, kita harus senantiasa hidup didalam HADIRAT TUHAN dan MENYALIBKAN EGO kita.
Jika kita senantiasa MEMIKUL SALIB dan menyangkal diri, Tuhan akan menghasilkan PERCEPATAN didalam hidup kita untuk menggenapi semua rencanaNya.
SEKARANG adalah waktu “PERCEPATAN TUHAN“, tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!
Pikul salib Tuhan SETIAP HARI dan senantiasa hidup didalam HADIRAT TUHAN!

3. DUA LOH BATU
dual loh batu yang bertuliskan perjanjian Tuhan tersimpan didalam tabut. Dua loh batu adalah firman Tuhan.
Firman Tuhan memiliki KUASA jika DIHIDUPI oleh Roh Tuhan, tanpa Roh Kudus Firman Tuhan hanyalah huruf-huruf yang mati.
2Korintus 3:6,
Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.
Firman Tuhan harus diperkatakan/ditabur didalam hadirat Tuhan.
Miliki gaya hidup yang senantiasa MENTAATI firman Tuhan.


Blessed To Bless...

Keintiman dengan Tuhan Yesus

KEINTIMAN
Kotbah Ev Iin Tjipto


Luk 24:36 Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!”
Sering respon kita hanya MEMPERCAKAPKAN tentang apa yang Tuhan lakukan, apa yang sedang yang sedang terjadi di hari-hari terakhir ( Kegerakan dan lawatan Allah )
Tuhan Yesus datang dan berkata : ” Syalom ” ( Damai sejahtera bagi kamu )
Apa reaksi murid – murid ?
Luk 24:37 Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.
Luk 24:38 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
Reaksi murid-murid sama seperti yang kita alami saat ini : Sering kali kita MERAGUKAN TUHAN dan TIDAK PERCAYA
” Jangan pernah melewati apa yang Tuhan telah sediakan bagi kita “
“KEINTIMANLAH yang membuat kita BERGERAK, kita KUAT dan MUJIZATpun terjadi! “
 
” RABALAH AKU “
Luk 24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”
Luk 24:40 Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
Tuhan Yesus menginginkan HUBUNGAN yang INTIM : ” Peluk erat-erat jangan ada jarak antara kita “
” KEINTIMAN menjaga agar kita tidak JATUH!”
Daging dan tulang tidak boleh menghalangi KEINTIMAN kita dengan Tuhan
PERCAYA menghasilkanKEINTIMAN, jangan pernah meragukan DIA.
Hanya denga MENJADI SATU dengan Tuhan, kita MENGALAMI mujizat dan lawatan Allah
Luk 24:44 Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”
SEMUA PERKATAAN/JANJI TUHAN yang tertulis harus DIGENAPI dalam hidup kita
Luk 24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
MEMBUKA PIKIRAN mereka adalah PEWAHYUAN/RHEMA, dan saat ini hanya ROH KUDUS yang dapat melakukannya untuk kita orang percaya.
Joh 12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
Maria MENGURAPI TUHAN dengan minyak narwastu, untuk membangun KEINTIMAN diperlukan KERENDAHAN HATI.
Mengapa maria begitu memiliki KERENDAHAN HATI dan KASIH yang besar kepada Tuhan ?
Mar 16:9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Latar belakang Maria adalah seorang pelacur dan pernah dirasuk oleh tujuh roh jahat.
Maria mengalamiKASIH KARUNIA Tuhan yang begitu besar didalam hidupnya dan Hanya oleh ANUGERAH Tuhan hidup kita DIPULIHKAN.
KERENDAHAN HATI akan membuat kita melayani, turun kejalan – jalan, memberi mereka makan, membebaskan kita dari kesombongan dan persaingan.
KERINDUAN terbesar kita seharusnya adalah MENYELESAIKAN panggilanNYA ( TUGAS AKHIR)
Mar 14:3 Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
MINYAK itu harus dipecahkan dan dihabiskan, MINYAK itu akan menghabiskan KEDAGINGAN kita.
MINYAK itu akan MENGHABISKAN Indonesia bagi Kristus, semua bangsa diselamatkan.

Blessed To Bless... 

Doa Keliling

Mengenakan selengkap senjata Allah
Ditulis oleh Ev. Iin Tjipto
Efesus 6:13,
Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan
pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
Doa Keliling
Doa keliling adalah doa secara profetik untuk mengikat penguasa jahat yang ada disuatu tempat atau wilayah atau daerah, yang merusak secara fisik dan rohani.
Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada
TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. ( Yeremia 29 :7)
Kota dimana kita tinggal adalah tempat yang harus diperjuangkan dan didoakan, jadi tugas
ini bukan hanya untuk pendoa saja tetapi juga untuk seluruh orang percaya. Hal ini perlu
dilakukan agar kota itu mengalami perubahan dan terjadi hal-hal yang luar biasa.

Pemetaan Rohani
Keamanan dan kesejahteraan sebuah kota adalah tanggung jawab kita orang-orang percaya sebagai uat pilihan Tuhan, Yesus, para rasul dan orang percaya di gereja mula-mula dalam pelayanan mereka banyak berhubungan dengan kota-kota.
Lukas 8:1-2
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
 
Kisah Rasul 9 : 15
Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi Ku untuk memberitakan nama Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
 
Wahyu 2:1-3
“Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh
bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu. Aku tahu segala
pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar
terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul,
tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. Dan
engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.

Wahyu 2:22
Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah
dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-
perbuatan perempuan itu.
Amanat agung Tuhan Yesus dalam Markus 16:15-18 diperintahkan dan didelegasikan pada kita salah satu perintahNya adalah “…Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku…” berarti peperangan rohani harus menjadi salah satu prioritas untuk merebut satu wilayah dari tangan pihak musuh, sehingga banyak orang dapat diselamatkan dan dibawa kedalam kerajaan Allah. Peperangan rohani itu “ nyata “ karena itu kita harus punya strategi sebelum pihak musush

Efesus 6:12, karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan
pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang
gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Salah satu strategi adalah Pemetaan Rohani
Kekayaan yang sebenarnya dalah spirit yang membuat kita tidak mudah menyerah dengan apapun, karena apabila Tuhan yang menyuruh, maka Ia akan menjamin. Jika kesejahteraan kota terjamin maka kesejahteraan pribadi pun akan terjamin. Lakukan terlebih dahulu untuk orang lain, setelah itu baru kita akan mendapat terobosan, sesuai dengan Hukum Roh, yaitu tabur – tuai. Benih itu harus ditabur terlebih dahulu.
Yesus dalam pelayananNya, melakukan perjalanan keliling dan doa dikota-kota serta melakukan mujizat.
Lukas 8:1-2, Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit,
yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Jadi jika doa keliling ini kita lakukan, maka kita akan mendapat otoritas untuk dapat mengendalikan suatu tempat atau wilayah atau daerah tersebut. Peperangan rohani itu nyata dan harus dilakukan setiap waktu dan setiap saat. Disadari ataupun tidak. Hidup itu adalah peperangan!!!
A. Konsep Dasar Doa Keliling
Yosua 1:3, Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.
Pada dasarnya kita adalah gembala yang menggembalakan orang lain, anggota keluarga, partner bisnis, dsb. Kita ini dipercaya oleh Tuhan agar dapat melayani mereka.
Matius 9:35, Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Saat kita pergi kesuatu tempat atau wilayah atau daerah, salah satu tugas kita adalah mengikat segala macam penyakit dan kelemahan.
1Petrus 5:7, Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

 
B. Kuasa Yang Bekerja Dibalik Doa Keliling
1. Kuasa Pengendalian
Matius 28:17-18 , Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Lukas 10:17, Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.”
Kita diberi kuasa untuk mengendalikan dan menundukan suatu tempat atau wilayah atau daerah. Kenali peperangan kita, minta kepekaan serta ketepatan yang detail.
Contoh kasus :
Ada yang curhat dengan kita, saat kita berhadapan dengan “si dia” maka kita juga harus deteksi roh yang ada pada “si dia.” Jika roh yang ada itu adalah roh yang negative seperti mengasihani diri sendiri, penghakiman, akar pahit, maka tugas kita adalah perangi roh yang ada dalam dirinya supaya roh-roh tersebut hancur dan akan digantikan dengan Dasar Kebenaran yang baru.

2. Kuasa Penghancuran dan Pendobrakan
Lukas 10:19, Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
Semua yang dari kuasa gelap, diikat dan dihancurkan. Dobrak semua penghalang yang selama ini menghalangi yang ilahi itu masuk dan supaya bisa disalurkan. Dirikanlah Kerajaan Allah disemua tempat atau wilayah atau daerah dimana kita tinggal dan berada.

3. Kuasa Pendamai dan Pembersihan
Kolose 1:20, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
2Korintus 5:18, Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
Kadang –kadang tempat atau wilayah atau daerah dimana kita tinggal dan berada itu atmosfirnya kotor karena pernah dibangun dengan dasar yang salah. Tugas kita adalah merobohkan dasar yang lama dan menggantikannya dengan dasar yang baru, membersihkan tempat atau wilayah atau daerah dimana kita tinggal dan berada.


C. Target Utama dari Doa Keliling
1. Meruntuhkan benteng-benteng
2Korintus 10:17, “Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.”
Ada benteng-benteng atau tempat tempat ibadah yang dibangun oleh kuasa kegelapan dimana tempat itu dijadikan sebagai tempat pijakan dan aktifitas mereka. Kenali tempat-tempat seperti ini, deteksi, minta arahan Roh Kudus lalu runtuhkan atau hancurkan sampai akar-akarnya sehingga tempat itu tidak lagi digunakan oleh kuasa gelap.

2. Menghancurkan pintu gerbang maut
Mazmur 9:14, Kasihanilah aku, ya TUHAN; lihatlah sengsaraku, disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut,
Ditempat atau wilayah atau daerah kita tinggal dan berada itu sering ada yang namanya Pintu Gerbang Maut dimana tempat itu sering terjadi kecelakaan atau kejadian-kejadian yang merengut nyawa seseorang. Oleh karena itu pintu tersebut harus ditutup agar hutang darah yang ada tidak merengut jiwa orang lagi sebelum waktunya Tuhan.

3. Merusak segala perangkap maut
Mazmur 18:6, tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku.

4. Memusnahkan tembok dan meruntuhkab menara-menaranya
Yehezkiel 26:3-4, Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku menjadi lawanmu, hai Tirus. Aku akan menyuruh bangkit banyak bangsa melawan engkau, seperti lautan menimbulkan gelombang-gelombangnya. Mereka akan memusnahkan tembok-tembok Tirus dan meruntuhkan menara-menaranya, debu tanahnya akan Kubuang sampai bersih dari padanya dan akan Kujadikan dia gunung batu yang gundul.
Kita harus menumpangkan tangan keatas tempat-tempat seperti itu, bisa dilakukan diatas peta lalu bergerak dalam doa untuk memusnahkannya serta merobohkan tempat-tempat yang disinyalir menjadi menara-menaranya. Kenali spirit yang ada!!

5. Mentahirkan Wilayah Fokus

6. Mencabut segala kutuk dan melepaskan segala berkat
Roma 1:14, Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.

7. Mengambil alih dan memproklamirkan Wilayah Fokus
Matius 18:18, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.


D. Mengenal Wilayah dan Basis Musuh
1. Apa yang menjadi problem utama diwilayah yang menjadi fokus.
Titus 1:2, dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta,

2. Mengenal peta kekuatan musuh melalui tempat-tempat pijakan iblis.
Contoh : pemuda Gerasa, kuil Dewi Artemis. Agar kita dapat dengan tepat “ Menembak dan Menghancurkan. “
Markus 5:1-17,
Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu. Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya, dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!” Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: “Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!”
Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: “Siapa namamu?” Jawabnya: “Namaku Legion, karena kami banyak.” Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan,
lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: “Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!” Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya. Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka. Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu. Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

3. Karakteristik musuh pada wilayah fokus
Kejadian 19:1-9,
Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah, serta berkata: “Tuan-tuan, silakanlah singgah ke rumah hambamu ini, bermalamlah di sini dan basuhlah kakimu, maka besok pagi tuan-tuan boleh melanjutkan perjalanannya.” Jawab mereka: “Tidak, kami akan bermalam di tanah lapang.” Tetapi karena ia sangat mendesak mereka, singgahlah mereka dan masuk ke dalam rumahnya, kemudian ia menyediakan hidangan bagi mereka, ia membakar roti yang tidak beragi, lalu mereka makan.
Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu.
Mereka berseru kepada Lot: “Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka.” Lalu keluarlah Lot menemui mereka, ke depan pintu, tetapi pintu ditutupnya di belakangnya, dan ia berkata: “Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat. Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu; perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku.”
Tetapi mereka berkata: “Enyahlah!” Lagi kata mereka: “Orang ini datang ke sini sebagai orang asing dan dia mau menjadi hakim atas kita! Sekarang kami akan menganiaya engkau lebih dari pada kedua orang itu!” Lalu mereka mendesak orang itu, yaitu Lot, dengan keras, dan mereka mendekat untuk mendobrak pintu.

4. Mengenal formasi kerja musuh atas wilayah yang menjadi fokus


E. Strategi Peperangan Rohani Saat Doa Keliling

1. Strategi penyerangan musuh
Kita harus kenali strategi musuh dan saat doa keliling kita juga harus lakukan penyerangan dengan memperkatakan kebenaran Firman Tuhan.
1Petrus 5:8-9, Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

2. Mengikat orang kuat dan penunggu di wilayah yang menjadi fokus didaerah itu.
Markus 3:27, Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu.
Di setiap tempat atau wilayah atau daerah kita tinggal dan berada itu selalu ada penunggu atau orang kuat. Gunakan otoritas yang sudah diberikan untuk mengikatnya (karena kita tinggal disana maka kita punya legalitas atas tempat tersebut). Jangan biarkan kuasa kegelapan mempermainkan kita.

3. Mengacaukan dan melumpuhkan segala strategi dan program penguasa kegelapan
Kisah Para Rasul 8:9-13, Seorang yang bernama Simon telah sejak dahulu melakukan sihir di kota itu dan mentakjubkan rakyat Samaria, serta berlagak seolah-olah ia seorang yang sangat penting. Semua orang, besar kecil, mengikuti dia dan berkata: “Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar.” Dan mereka mengikutinya, karena sudah lama ia mentakjubkan mereka oleh perbuatan sihirnya. Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan. Simon sendiri juga menjadi percaya, dan sesudah dibaptis, ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus, dan takjub ketika ia melihat tanda-tanda dan mujizat-mujizat besar yang terjadi.
Pada awalnya kuasa kegelapan selalu membuat diri mereka yang menganutnya seperti mempunyai “ kehebatan yang luar biasa “, hanya untuk membuat orang yang disekitar mereka takjub dan mengikuti mereka. Oleh karena itu saat kita doa keliling , kita katakana dan kabarkan kebenaran yang sejati, dan itu yang akan mengubah dan membalikan keadaan. Dan biarkan kebenaran yang sejati itulah yang akan membukakan mata mereka sehingga mereka menjadi percaya dan ikut pada Yesus.

4. Membentuk formasi penyerangan
Contoh : membentuk tim pujian dan penyembahan, membentuk tim peperangan rohani, tim pendamai dan penopang.

5. Menggunakan selengkap senjata Tuhan
Efesus 6:14-17, Jadi berdirilah tegap, berikat pinggangkan kebenaran dan berbaju zirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
Sebelum melakukan peperangan hendaknya kita berdoa dan meminta agar Allah memperlengkapi kita dengan persenjataan ilahi karena peperangan yang kita hadapi bukan melawan darah dan daging tapi melawan penguasa-penguasa diudara. Perlengkapan itu antara lain ketopong keselamatan, perisai iman, pedang Roh, ikat pinggang kebenaran, baju zirah keadilan, kasut kerelaan memberitakan injil.

6. Bertempur dengan otoritas penuh dan melibatkan para malaikat Tuhan
Keluaran 14:19 , Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka.
Maka para malaikat berpindah posisi dan berada di belakang bangsa Israel dan mereka berhadapan dengan tentara Mesir waktu menyeberang laut Teberau dan dikejar oleh tentara Mesir.


F. Apa Yang Kita Lihat Disaat Doa Keliling
1. Domba yang tidak bergembala
Matius 9:36, Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

2. Orang-orang yang berada dalam kegelapan
Kisah Para Rasul 26:18, untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.

3. Singa yang mencari mangsanya
1Petrus 5:8, Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.


G. Persiapan Team Yang Diperlukan
1. Kondisi fisik yang prima
2. Ketahanan mental dan kondisi kerohanian yang baik
3. Kesetiaan team dala konsep dan mekanisme dalam doa keliling
1Korintus 1:10, Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

4. Dibungkus oleh darah Yesus
Wahyu 12:11, Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
Roma 5:9, Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

5. Menyala-nyala dengan semangat roh yang ada
Roma 12:11, Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.


H. Perlunya Diadakan Penyerangan Secara Berkala Sampai Pada Tingkat Pengambil Alihan.
1. Doa keliling harus ditindaklanjuti atau berkelanjutan
2. Dibentuknya team-team doa keliling atau jaringan pendoa kelling
3. Terbangunnya kubu-kubu doa ditempat-tempat strategis



I. Jenis Doa dan Teamnya Saat Doa Keliling
 
1. Tim pujian dan penyembahan
Mazmur 22:4, Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

2. Tim pendamai
Imamat 9:7, Kata Musa kepada Harun: “Datanglah mendekat kepada mezbah, olahlah korban penghapus dosa dan korban bakaranmu, dan adakanlah pendamaian bagimu sendiri dan bagi bangsa itu; sesudah itu olahlah persembahan bangsa itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka, seperti yang diperintahkan TUHAN.”

3. Tim peperangan rohani
Lukas 10:19, Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

4. Tim penopang ( khusus mendoakan team yang diatas )
Keluaran 17:12, Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam.


Blessed To Bless..

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Holy Spirit